Bandar Togel dan Live Casino Online
Bandar Poker Online
Bandar Domino 99 Online
Home / Cerita Sex / Cerita Sex: Memuaskan Hasrat Ibu Riana

Cerita Sex: Memuaskan Hasrat Ibu Riana

Agen Judi Online

CeriSeks.com Situs Cerita ABG, Cerita Janda, Cerita Mahasiswi, Cerita Mesum, Cerita Pemerkosaan, Cerita Porno, Cerita Sedarah, Cerita Selingkuh, Cerita Sex Terbaru 2017, Cerita Tante, Cerita Threesome – Siang tadi aku disuruh oleh dosen untuk datang kerumahnya malam aku disuruh membantu bu Riana untuk menyelesaikan laporan keuangan tempat kostnya, kira kira puku l 7 malam aku sampai di rumahnya yang mana memang rumahnya sangat asri banyak daun daun dan tertata rapi sekali. Aku mengetuk pintu dan dibuka pintunya oleh ibu Riana

Dia memakai pakaian yang tipis khas baju tidur dengan rambut yang di kucir ke belakang memperlihatkan leher yang putih dan membuat aku terangsang, “silahkan masuk mas, ibu akan membuat kan minuman dulu”

Saat berjalan ke belakang kulihat pantat ibu Riana yang geyal geyol membuat aku menjadi gugup, dia kembali dengan membawa minuman es syrup warna hijau aku langsung habiskan minum tersebut “kamu haus yam as , kata ibu Riana”

“hehe iya bu”

Sambil membawa buku besar aku membantu ibu riana untuk menyelesaikan laporan keuangan rumah kostnya satu persatu aku hitung dan menyelesaikannya.
Jam dinding besar menunjukkan pukul 11 malam. kepalaku pening. pandanganku buyar. napasku tersengal-sengal. ada apa ini? badanku pun mendadak panas. keringat memenuhi dahi.

“bu Riana, kepala saya agak pusing. saya pamit pulang ya?”

“kenapa Mar? kalo pusing tiduran aja disini dulu” dan… aku tak sadarkan diri mataku berat ingin kubuka mataku, namun sangat berat. kupaksa membuka mata.

dan… astaga, aku berada disebuah kamar. terlentang diatas sofa. parahnya lagi, kemana semua pakaian yang kukenakan tadi. apa yang terjadi? kepalaku masih pening. badanku masih panas. lampu kamar memang mati, namun disisi kana dan kiri ranjang terdapat lampu remang-remang sebagai penghias.

dimana aku? kemana bu Riana. yang aku ingat hanyalah angka-angka dalam buku bu Riana. dan hal terakhir yang kulakukan adalah meminum segelas sirup pemberian bu Riana.

tiba-tiba pintu kamar terbuka. bu Riana masuk, masih dengan daster tipis berwarna putih yang ia kenakan tadi. ia mendekatiku dengan senyum nakal. mukaku merah padam. didepan ibu kostku, aku tak berpakaian. apa yang terjadi?

“jangan takut Mar. kamu cukup rileks dan menikmatinya”

“a..a..apa bu? kemana baju saya? kenapa saya diikat gini? ada apa i…”

“ssssstttttt..kamu tenang dan diem aja ya”

bu Riana dengan senyum nakal yang masih terpampang dari bibirnya. posisi terlentang dengan kaki mengangkang. bu Riana menciumi leherku. aku kaget setengah mati. menjilati telingaku, membuat bulu romaku berdiri. memainkan lidahnya di telingaku.

kemudian menjalar ke leher dan di dadaku. puting kecilku dijilatinya. geli yang kurasakan. bu Riana menjilat putingku. menggigitnya sesekali. aku merasakan nikmat. senyum nakal masih terpancar dari wajah bu Riana.

setelah puting, bu Riana melancarkan jilatan lidahnya terus kebawah. ke perutku, ia terus memainkan lidahnya dengan lincah. lalu menjilati pusarku. aku mendesah merasakan nikmat. seketika kontolku berdiri tegak.

bu Riana masih dengan lidahnya yang makin nakal. akhirnya lidah bu Riana mendarat di kontolku yang telah berdiri tegak. menjilatinya. kemudian tanpa basa basi, ia mengulum kontolku. mulutnya aktif. lidahnya lincah. dalam ia lesakkan kontolku kedalam mulutnya. desahanku kembali keluar.

kocok kontol “aaaaaaahh..buuuu” ia meneruskan kulumannya.

saking enak yang kurasakan, mataku terpejam. ototku menguat. uratku mengejang. bulu romaku makin tegang berdiri. cukup ganas bu Riana mengulum kontolku. kontolku berdiri maksimal. tangan bu Riana sesekali memilin-milin putingku.

dan desahanku makin kuat. aku belum pernah merasakan hal seperti ini. ini pengalaman pertamaku. bu Riana sangat mahir meainkan lidahnya. kontolku makin meninggi. hasratku makin besar. basah.

“bu..bu.. rianaaa a..a..aku mau ke..ke..keluar”

“yaudah keluarin aja Mar” bu Riana terus mengulum kontolku.

mulutnya hangat. dan sebentar lagi aku klimaks. urat-urat makin menegang. otot-otot makin mengencang. dan akhirnya… kusemburkan cairan maniku didalam mulut bu Riana. banyak, ia terus memompa kontolku. makin banyak cairan maniku keluar.

aku merasakan nikmat yang sangat nikmat. sekujur tubuhku tegang. bu Riana masih saja memompa kontolku yang masih menancap didalam mulutnya. kemudian menelannya. lalu kembali tersenyum.

bu Riana berdiri diatas ranjang. aku masih terlentang tanpa busana. ia melepas daster putihnya. dan baru kali ini kulihat tubuh wanita dengan toket indah. kulit putih. memeknya ditumbuhi bulu-bulu halus namun lebat. seperti habis dicukur.

tubuhnya indah. lekukan pinggulnya menampakkan keseksian luar biasa. rambut ikalnya diikat. bu Riana meraba-raba memeknya. sesekali menjulurkan lidahnya yang nakal. astaga, ia seolah berjoget didepanku. keelokan tubuhnya ia pamerkan dengan tarian erotis didepan mataku.

mataku dimanjakan oleh keindaha tubuh bu Riana. toket cukup besar, bulat dan indah. pantat yang cukup besar pula, namun padat berisi. puting yang menggoda ingin kuhisap dan kujilat. bu Riana sungguh sempurna.

seketika kontolku kembali berdiri. urat-uratnya menonjol keluar. bu Riana masih menari erotis dihadapanku. dengan lekukan tubuhnya yang indah ia terus menggoyangkan pantatnya. kemudian ia berjongkok. berjongkok dihadapanku tanpa busana.

memegang kontolku, dan mengarahkannya menuju lubang memeknya. aku gemetar. dengkulku lemas. astaga, selanjutnya apa lagi? kontolku melesak masuk kedalam memeknya. hangat. mataku sesekali mengerjap. ini lebih nikmat daripada kuluman mulut bu Riana.

aku mendesah hebat. seluruh batang kontolku masuk kedalam memek bu Riana. kemudian dengan irama turun naik, ia menggenjot tubuhnya. kontolku bergetar hebat. desahanku makin sering. begitu pula bu Riana.

“aaahhh..aaaaaahhh..amar..amarrrr” seiring dengan genjotan tubuhnya. toketnya yang indah mengikuti irama turun naik. ingin sekali kujilat dan kuremas-remas toketnya. bulat dengan puting mungil sangat menggoda. tubuhku menegang, seluruh bulu romaku berdiri.

ini pengalaman pertamaku bercinta. masih dengan posisi berjongkok, bu Riana makin kuat menggenjot tubuhnya. desahan demi desahan terlontar dari mulutnya. tanganku tak bisa berbuat apa-apa. cerita sex terbaru

woman o sex “aaaaahhh..amarr..aaaaahhh”

“bu..bu…aaaaaahhh” kali ini ia menyudahinya. mencabut kontolku dari dalam memeknya.

kemudian berjongkok lagi. namun kali ini ia membelakangiku. terlihat jelas pantatnya yang sangat indah. putih bersih tanpa ada setitik tahi lalat pun. andai saja tanganku tak terikat. sudah kuremas sedari tadi toket dan pantatnya yang menggoda.

ia terus menggenjotku dengan irama turun naik. pantatnya bergetar, memainkan irama dan not yang sangat indah jika dipandang. kali ini dengan tempo yang cukup cepat. bu Riana terus menggenjot tubuhnya. dan desahan selalu keluar dari mulutnya.

“aaaaaahhhh..aaaaaahhh..aku mau ke..ke..keluar Mar” desahnya cukup kuat. memcah malam sunyi.

“a..a..aku juga bu..”

aku pun hendak klimaks untuk yang kedua kalinya. ia mencabut kontolku lagi. dan kembali mengulangi posisi berjongkok menghadapku, seperti pada posisi pertama. kemudian menggenjot tubuh indahnya dengan cepat. kontolku makin hangat. tubuhku makin nikmat.

desahan pun makin sering. tangan bu Riana erat memelukku. memeknya bergetar. kemudian cairan hangat membasahinya. namun ia terus menggenjot tubuhnya. tubuhku menegang. pelukan bu Riana makin erat. dan…. kusemburkan cairan maniku untuk kedua kalinya. banyak. didalam memek bu Riana kusemburkan cairan maniku. desahanku kembali terlontar.

Malam ini aku tak berdaya melayani nafsu ibu dosenku yang liar. Sejak itu aku menjadi langganan dia untuk melayani nafsu seks yang menggebu, hampir setiap malam kami bercinta. Kadang di rumahnya terkadang aku diajak menginap di hotel. Cerita Mesum, Cerita Porno, Cerita Sex Terbaru 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close Button
Situs Togel Terpercaya